
Riyeke Ustadiyanto
Director di Marketbiz.Net
Bagi saya, investasi paling besar di bisnis
dotcom ini adalah "waktu". Kalau di ukur dengan uang, modal saya
dulu cuman Rp. 800.000,- berdiri sekitar tahun 1999 awal. Untuk
balik modalnya udah dari kemarin-kemarin, dan alhamdulillah dapat
eksis sampai sekarang, dan menjadi tempat kami bekerja dan berkarya.
21 Mei 2001
|
|
Redaksi MWI :
|
Silahkan Pak perkenalkan diri Bapak, mulai dari nama lengkap sampai
background pendidikan dan berdomisili dimana ? |
|
Riyeke :
|
Nama
lengkap saya Riyeke Ustadiyanto, background pendidikan saya dari Akuntansi
disalah satu PTS di Yogyakarta. Domisili saya ada di Yogyakarta, dan
marketbiz.net juga bermarkas di sana.
|
|
Redaksi MWI :
|
Bapak
selaku Director ya di Marketbiz.Net ? ruang lingkup kerja Bapak disitu
apa saja Pak ? bisa diceritakan. |
|
Riyeke :
|
Ruang lingkup kerja saya lumayan rumit, mulai dari pengawasan ebiz
development client, riset e-marketing, perencanaan produk, pemberian
materi workshop, dan promosi baik online maupun offline. Prinsipnya
kerja team deh...:)
|
|
Redaksi MWI :
|
Kenapa
Bapak bisa terjun ke dunia dotcom (internet), apa punya alasan khusus
? |
|
Riyeke :
|
Saya
mempunyai kisah tersendiri dengan alasan untuk terjun ke dunia ini.
Semenjak kuliah, saya aktif di lembaga kemahasiswaan (sekitar tahun
1996-1998), disana idealisme tumbuh tentang pemberdayaan rakyat. Kebetulan
saya hoby dengan komputer, tapi dulu belum bisa internet, dan hanya
bisa sistem data base saja. Tapi mungkin namanya hoby, saya mulai
memasuki dunia internet, mulai dari bikin site, sampai explorer beneran
di internet. Dari sana saya banyak menemukan beberapa jawaban yang
sebenarnya dapat menjawab kesulitan kita semua, atas kemandirian berusaha.
Akhirnya saya mendirikan perusahaan konsultan e-Marketing di Indonesia
ini. Bagi saya, yang penting adalah dedikasi dalam membuat suatu karya
dan bekerja.
|
|
Redaksi MWI :
|
Spesialisasi
Bapak apa ? dibidang Marketing ya ? bisa diceritakan perjalanannya
mulai dari awal sampai sekarang Pak ? |
|
Riyeke :
|
Setelah
menyelesaikan kuliah saya kerja sebagai account executive di salah
satu Finance Company (Bursa Valas) di Surabaya (sekitar tahun 1999),
ternyata saya kurang cocok kerja disana. Tetapi ketika saya bekerja
disana banyak menimbulkan berbagai inspirasi tentang konsep dan trik
baru dalam berusaha dalam penetrasi pasar, sesuai dengan permainan
valas. dari sana saya membayangkan, andai kata sistem perdagangan
bisa diatur seperti itu dengan mudah (saat itu e-business belum booming
seperti sekarang). Saat itu lah saya kembali ke Yogya dan saya kontak
beberapa rekan untuk mendirikan perusahaan berbasis dotcom, sampai
saat ini. Saat ini spesialis saya sebagai e-Marketer alias salesman
online:)
|
|
Redaksi MWI :
|
Layanan
yang diberikan di Maketbiz.Net ini apa saja sih Pak ? |
|
Riyeke :
|
Layanan
yang diberikan www.marketbiz.net, terfokus dan berlandaskan pada jasa
e-Marketing. Produk kami adalah: ebiz development, direct e-mail marketing,
workshop (training e-Marketing, cyberlaw maupun e-payment), dan sekarang
lagi dalam penggarapan adalah online course khusus e-Marketing. Nanti
deh online coursenya akan saya beritahu kalo sudah siap;)
|
|
Redaksi MWI :
|
Sejak
kapan Pak jadi penulis ? suka duka nya jadi penulis bisa di ceritakan
nggak Pak ? |
|
Riyeke :
|
Dulu saya bercita-cita jadi dosen, tapi sampai sekarang saya nggak
diterima jadi dosen,...:), tapi alhamdulillah malah jadi dosen terbang.
Saya suka menulis sejak di bangku SMA. Dan sebelum saya eksis di bisnis
dotcom, saya menulis apa saja tentang internet dan akhirnya membuat
buku sederhana tentang Fast Track e-Marketing (bukunya dijual online
di www.marketbiz.net), dan sekarang sedang menulis tentang Framework
e-Commerce Indonesia. Bagi saya yang penting belajar dan terus belajar
untuk berkarya.
|
|
Redaksi MWI :
|
Didalam
membuka usaha dotcom di internet, apakah Bapak sudah mendapatkan keuntungan
? bisa dijelaskan Pak mulai dari pendapatan dan biaya operasionalnya.
|
|
Riyeke :
|
Perusahaan saya ini saya bangun dengan investasi sangat besar dan
nggak tahu berapa harganya. Bagi saya, investasi paling besar di bisnis
dotcom ini adalah "waktu". Kalau di ukur dengan uang, modal saya dulu
cuman Rp. 800.000,- berdiri sekitar tahun 1999 awal. Untuk balik modalnya
dah kemarin-kemarin, dan alhamdulillah dapat eksis sampai sekarang,
dan menjadi tempat kami bekerja dan berkarya. Bisnis di internet,
harus selalu berpikir per tahun bukan per hari. Nah, akhirnya timbul
layanan direct e-mail, kami tidak penyebar SPAM. Tapi kami ahli dalam
bidang itu. Kita punya jaringan database e-mail orang-orang yang membutuhkan
data tiap informasi website yang diinginkan. Biaya operasional kami
perbulan sekitar Rp. 800.000,- just for internet. Sangat effisien!
|
|
Redaksi MWI :
|
Saat
ini harga-harga pada naik termasuk sampai pulsa telkom dan PPN pun
ikut naik, nah menurut Bapak bagaimana dampaknya terhadap perkembangan
internet di Indonesia ? |
|
Riyeke :
|
Untuk
ini komentar saya cukup pendek, disini jelas sekali. Nggak pemerintah
atau legislatif berpikir untuk membawa bangsa ini cerdas dan pandai.
Dengan cost driver seperti itu, maka susah bagi orang belajar untuk
maju. Efeknya, proses pendirian Public Key Infrastructure internet
di Indonesia, sangat sulit diramalkan kesuksesannya, ya... jeleknya
penguasa kita selalu ingin panen terus. Hasilnya ya... seperti ini...:(
|
|
Redaksi MWI :
|
Boleh
dong Pak kasih komentar maupun saran mengenai aktifitas kami di MWI
sebagai komunitas web di Indonesia ini. |
|
Riyeke :
|
MWI
cukup bagus untuk merangsang masyarakat pengguna internet untuk tidak
jadi penonton, tapi menjadi pemain. Dengan mulai berkreasi dan MWI
membantu sourcenya untuk pengetahuan mereka. Saya salut.
|
|
Redaksi MWI :
|
Motto
Bapak apa ? |
|
Riyeke :
|
"Jangan
pernah menunjukkan kepada orang lain cara melakukan sesuatu. Beritahukan
mereka apa yang ingin Anda capai, dan dengan kecerdikannya, mereka
akan membuat Anda takjub."
|