| Arsip mwmag | [Up] | © 2002 PT Masterweb Media |
Ternyata sasaran kegiatan spamming bukan hanya terbatas pada pemilik email, telepon, atau selular. Masih ada korban lain. Salah satunya adalah search engine dan direktoriselanjutnya disebut search engine sajaseperti Google, Yahoo!, Altavista, Lycos, AlltheWeb, dan sebagainya. Tidak seperti umumnya, aksi menyepam search engine bukan bertujuan untuk jualan barang atau menawarkan jasa meskipun sebenarnya tidak jauh-jauh juga dari urusan marketing. So, what? Apalagi kalau bukan untuk mempengaruhi peringkat pada hasil pencarian yang terjadi di search engine agar berada di urutan paling atas.
Pada umumnya perilaku menyepam search engine itubaik dilakukan dengan sengaja (tahu bahwa itu spam) atau tidak tahumerupakan kerjaan dari webmaster dengan tujuan mulia. Yaitu, ingin situs webnya cepat terkenal dan laris dalam waktu singkat.
Namun, seperti aksi spam lainnya, perilaku semacam itu juga punya risiko yang harus siap ditanggung. Setidaknya kalau ketahuan, situs web yang didaftarkan itu ada kemungkinan tidak akan dimasukkan dalam database dan paling apes ya diblacklist, diblokir, atau dihapus dari database jika sebelumnya telah terdaftar.
Buat webmaster yang nakal sih mungkin tidak masalah, karena sudah merupakan konsekuensi bermain-main dengan spam. Tapi bagi barisan webmaster baik-baik yang tidak sengaja dan tidak tahu soal itu, asal bukan pura-pura, apa bukannya sial tuh? Maunya ngetop malah diblokir sana-sini.
Trik-trik berpromosi di search engine memang banyak bertebaran di mana-mana. Namun tidak semuanya oke. Selain banyak yang sudah tidak manjur, tidak sedikit juga yang menawarkan cara agak licik untuk mengakali search engine.
Nah, biar terhindari dari musibah, ada sejumlah trik tertentu yang mesti dicermati sekaligus dihindari jauh-jauh sebelum mulai beraksi. Apa saja?
Ini trik menipu search engine yang tergolong paling basi
karena paling umum digunakan oleh para spammer search engine. Intinya adalah
menebarkan keyword di sembarang tempat dalam satu halaman dengan menggunakan
warna font yang sama dengan warna background agar tidak terlihat dengan mata
tapi terbaca oleh robot/parser search engine. Biasanya deretan teks diletakkan
di bagian header atau footer dengan font kecil-kecil. Bisa Anda lihat dengan
melakukan seleksi menggunakan mouse atau menekan Ctrl-A di browser. Asal tahu saja, yang banyak menggunakan trik
semacam ini kebanyakan adalah situs-situs web porno. Trik ini pun basi karena search
engine seperti Google menurunkan poin teks yang nilai kontrasnya (perbedaan warna
teks vs latar belakang) rendah.
Bisa jadi keserakahan adalah pangkal dari tindakan spammer. Karena ingin ngetop dengan cepat, semua keyword yang dianggap populer dijejalkan dalam judul dokumen (<title>) dan tag meta meskipun tidak ada kaitan langsung dengan isi situs webnya. Tujuannya jelas, yaitu agar search engine dan pengunjung terkecoh. Padahal, biasanya pengunjung yang merasa dibohongi menjadi dendam sehingga tidak mau mengunjungi situs penipu itu.
Salah satu yang masih memakai trik ini adalah situs web milik seorang desainer web lokal yang cukup terkenal. Tidak jelas apakah yang bersangkutan itu kuper atau bagaimana, di situs webnya bisa ditemui banyak dipasangi unrelated keywords baik di bagian judul maupun tag meta. Beberapa di antaranya diantaranya adalah kata porn, dating, dan voip yang entah apa hubungannya dengan layanan desain web yang ditawarkannya. Begitu juga dengan salah satu webhosting terkenal di Jakarta yang memasang kata-kata semacam geocities dan xoom pada tag meta halaman HTML-nya. Mungkin minta dituntut dulu oleh yang punya merek dagang baru kapok. Khusus untuk kata-kata berbau adult, sebenarnya saat ini hampir semua search engine sudah memblokirnya sehingga trik semacam itu jadi basi.
Ini adalah cara kuno yang dulunya pernah sangat sakti menipu search engine seperti Altavista. Trik ini menyarankan untuk mengumbar kata-kata kunci yang Anda andalkan secara berlebihan pada bagian halaman yang tidak terlihat atau kurang diperhatikan pengunjung dengan tujuan to increase keyword density. Contohnya:
<h6>web design web design web design web design web design web design
web design web design web design web design web design</h6>
Sekarang, trik ini sudah tidak ampuh bagi kebanyakan search enginetermasuk Google dan Altavistakarena search engine tidak menilai berdasarkan frekuensi keyword lagi melainkan melalui mekanisme pembobotan link (istilah kerennya PageRank kalau di Google).
Kalau otaknya sudah termasuk otak promosi memang susah. Semua celah berusaha dimasuki, termasuk memanfaatkan hidden tags macam tag komentar, atribut di input form HIDDEN, atribut ALT, tag FONT, dan sebagainya. Misalnya:
<!-- free, money, sex, porn, password //-- >
atau:
<font class=bonus, cheap, price, asia, hot
name=free, money, sex, porn, password>
Meskipun sebagian besar search engine menganggap trik ini termasuk spam, namun masih ada juga yang masih berbaik hati meloloskannya.
Link farm adalah semacam jaringan antarsitus yang saling memasang link satu sama lain untuk meningkatkan kepopuleran link mereka. Bisa berupa button berukuran 88x31 piksel atau hanya teks yang bisa diklik. Yang juga termasuk bagian dari trik ini adalah program macam Link Exchange dan FFA Listings. Sejumlah search engine sering menendang alias menghapus situs web yang ketahuan menerapkan trik ini dari database mereka.
Proses pendaftaran di Yahoo! atau dmoz.org memang butuh waktu tidak singkat tetapi mendaftarkan suatu situs web berkali-kali, apalagi dalam waktu yang dekat, jelas akan membikin jengkel adminnya. Sudah begitu, apalagi tindakan yang diambil kalau bukan menempelkan cap spammer sekaligus memblokir situs web bersangkutan. Biar Anda dianggap sopan, sebaiknya baca dulu peraturan submission. Pada umumnya ada batasan dalam waktu berapa lama baru boleh mendaftar lagi. Itupun dengan catatan situs web itu ada perubahan isi atau belum terpasang di search engine itu sebelumnya.
Konon menggunakan domain yang memuat banyak keyword akan mempengaruhi peringkat pada hasil pencarian di search engine. Semakin banyak keyword yang dipasang otomatis semakin panjang nama domainnya. Misalnya, domain:
best-fastest-hosting-affordable-reliable-uptime-reasonable-price.com
atau
hosting-terbaik.com
atau
the-best-web-design.com
Apa benar begitu? Tidak! Bisa dibilang tidak ada satu pun search engine yang akan menaikkan peringkat situs web Anda hanya karena terpengaruh dengan keyword yang ada pada nama domain. Jadi jangan buang duit percuma untuk beli domain panjang-panjang seperti itu.
Kebanyakan database yang dipakai search engine, khususnya yang berciri direktori, menguraikan isi kategori yang ada secara urutan alpabet. Salah satunya adalah Yahoo! Jadi, kalau ingin tampil di urutan pertama harus pasang huruf A di depan nama situs web kita. Betul begitu? Kurang tepat, karena dalam urutan ASCII masih ada karakter-karakter lain sebelum huruf A! Semua karakter di bawah ini memiliki nilai urut mengawali A:
" $ % & ' () * + , - . / 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : ; < = > ? @
Inilah yang lalu dicoba untuk dimanfaatkan untuk menaikkan nomor urutan. Berhasil? Kalau memang nama perusahaan Anda memakai salah satu dari huruf-huruf sakti itu mungkin tidak masalah. Tetapi jika sebaliknya, kemungkinannya amat kecil bisa lolos. Nampaknya pihak Yahoo! sudah mengantisipasi hal itu.
Makin hari para search engine itu makin galak sama yang doyan menyepam. Selain diblokir atau tidak didaftarkan, mereka bisa juga main hapus situs web yang ketahuan menyepam. Kenapa sih? Karena, yang namanya spam ke search engine, amat merusak kualitas dari database search engine itu sendiri. Jadi, jangan coba-coba deh. Apalagi dengan trik-trik yang basi nan garing seperti yang telah dijelaskan di atas. Daftarkan situs Anda ke search engine dengan cara-cara yang wajar dan sopan. Niscaya situs Anda akan tetap terdaftar dan tidak diblokir.
Oh ya, jangan heran dulu kalau suatu saat menemukan ada situs web yang jelas-jelas melakukan tindakan menyepam tapi tetap nongol di urutan atas hasil pencarian di Google misalnya. Bisa saja itu adalah arsip database lama milik search engine yang bersangkutan ketika skripnya masih kuno, atau sebuah halaman lama dari situs web itu. (ben)
URL: www.search-engine-secrets.net, www.searchengineguide.com, www.web-hosting.com, dan www.selfpromotion.com.
[Last-Modified: Fri Nov 29 14:46:12 2002]
| Arsip mwmag | [Up] | www.master.web.id/mwmag |