| Arsip mwmag | [Up] | © 2002 PT Masterweb Media |
Sejauh pengamatan mwmag, belum ada perusahaan Indonesia yang cukup besar dan fokus bergerak di bidang spamming. Kalau ada dan ketahuan lokasi fisik kantornya, barangkali sudah didatangi lalu dihakimi beramai-ramaimengingat cepat panasnya kepala orang Indonesia dewasa ini. Rata-rata pelaku spamming adalah di kelas teri: mereka-mereka yang hanya mengirim ratusan email per hari atau kurang dan bukannya ratusan ribu. Atau mereka yang hanya menggunakan skriporang lain dan bukan mengembangkan aplikasi sendiri. Dan mereka yang paling banter menyewa account shared hosting dan bukan server serta jalur koneksi dedicated. Tapi ada beberapa perusahaan yang sempat/saat ini masih melakukan kegiatan pemasaran melalui spam atau cara-cara sejenis. Ini beberapa di antaranya:
Bank Bali (telemarketing). Bank Bali akhir-akhir ini memilih menempuh jalur direct marketing dalam menawarkan kartu kredit. Yang tidak etis adalah, caranya mengumpulkan daftar nomor telepon (kemungkinan bertukar-tukar data dengan database perusahaan lain) dan juga stafnya yang menelepon ke HP serta pada sembarang waktu (pagi, siang, malam).
Indosat (spam SMS). Indosat adalah salah satu penyedia jasa telekomunikasi (telepon, selular, Internet) terbesar di Indonesia. Pengguna layanan selular GPRS IM3-nya mungkin boleh bergembira saat ini karena memperoleh akses Internet gratis. Namun kartu IM3 secara rutin dan gencar dikirimi pesan promosi SMS antara satu hingga beberapa kali per minggunya. Kalau perusahaan pager atau ISP mengirim pesan paling banter empat kali setahuntahun baru, Natal, Idul Fitri, dan ulang tahunmaka Indosat sering sekali mengirim pesan promosi kuis (apalagi semasa piala dunia), fitur-fitur baru, pemberitahuan nomor penting, undian berhadiah, dsb. Sebagian pesan bersifat informatif (meskipun tidak urgent/benar-benar penting), tapi sisanya hanyalah promosi. Dan setelah dikonfirmasi ke customer care IM3, kita tidak bisa memilih untuk tidak menerima SMS ini. Dengan kata lain, ini ini unsolicited, ini commercial, ini mass. Ini spam.
Satunet (mantan spammer). Pertengahan tahun 2000, aksi spamming Satunet cukup mendapat sorotan publik. Termasuk dari detikcom yang anehnya rajin sekali memberitakan soal ini. Sehingga sebagian pihak mempertanyakan objektivitas detikcom, mengingat sedang terjadi persaingan portal pada waktu itu. Tapi terlepas dari soal pemberitaan detikcom, tindakan Satunet memang amat tidak terpuji. Setelah mengumpulkan puluhan ribu alamat email dari hasil kompetisi sistem berantaiyang terlebih dahulu telah menggerahkan kalangan TI karena banjir spam yang ditimbulkan para peserta kuisSatunet lalu memanfaatkan alamat email ini untuk melakukan spamming. Ini diperparah kenyataan bahwa Satunet telah memberi janji sebelumnya bahwa data peserta kuis tidak akan disalahgunakan. Rupanya, privacy policy memang hanya bullshit belaka.
travoo.com (opt-out mailing). Travoo adalah portal penyedia jasa travel dan berkantor di Jakarta. Nyaris setiap minggu Travoo akan mengirimkan newsletter tawaran-tawaran paket travel. Sayangnya, Travoo seenaknya memasukkan alamat-alamat email orang ke dalam newsletterbahkan mereka-mereka yang belum pernah berkunjung ke situsnya sekalipun.
[Last-Modified: Fri Nov 29 14:46:23 2002]
| Arsip mwmag | [Up] | www.master.web.id/mwmag |