Arsip mwmag  [Up]© 2002 PT Masterweb Media

Surat

  1. CD 06
  2. Pemuja Setan dan Provokator?
  3. Kok 666?
  4. Penjelasan
  5. Koreksi Nama
  6. Kritik Grafik
  7. Pakai Mozilla!
  8. Majalah Politik dan Tanya
  9. Tanya Font
  10. Kok Kurang Bahas Web?
  11. Bahas XML Dong!
  12. GTK Dong?
  13. IRC, Glosari, Waktu Terbit, Bahasa Kasar, Edisi 1
  14. Susah Cari mwmag di Bogor

 

CD 06

Redaksi mohon maaf untuk CD edisi 6. Karena kesalahan pembuatan master, maka nama-nama file menjadi terpotong.

Pemuja Setan dan Provokator?

Tuan-tuan yang ada di mwmag,
Sebenarnya saya tidak suka berkomentar. Tetapi edisi 5 benar-benar sudah kelewatan. It’s a disaster. Mungkin hal ini harus dijelaskan kepada masyarakat ataupun pemerintah, bahwa apakah majalah ini mempromosikan ajaran setan? Hal ini saya lihat dari iklan di mwmag05 sendiri pada halaman paling belakang yang berukuran setengah halaman. Iklan ini bergambar setan/werewolf/monster dengan tulisan mwmag06 dan angka 666 di bawahnya. Apa maksud dari tuan-tuan? Apakah hanya main-main? Ikut tren Amerika? Memang sebagian programer Barat yang rata-rata belum akil baliq itu senang memasukkan angka 666 di dalam kode-kode mereka atau di balik pesan-pesan tersembunyi. Tapi itu kan tidak diiklankan secara gamblang kepada publik seperti halnya iklan kalian itu. Hal seperti ini koq ditiru? Apalagi untuk sebuah majalah yang ‘mainstream’. Apakah mwmag ingin menjadi majalah ‘hardcore’? Ini Indonesia bung, sadarlah! Main-main atau tidak, ini suatu hal yang telah mempromosikan setan dan ini kesalahan fatal! Kemampuan utak-atik kode program bukan suatu hal yang bisa membuat seseorang menyepelekan eksistensi dari Pencipta Jagad Raya.

Satu hal lagi, kepada kepala editor mwmag, mengenai editorial di mwmag05 dan survey gaji karyawan TI, itu suatu hal yang merugikan. It sucks! Anda telah memperlihatkan suatu sifat provokasi yang akan mengganggu ketentraman dari banyak perusahaan. Gaji seseorang adalah usaha dan tanggung jawab serta dedikasi yang bersangkutan. Jangan membandingkan pendapatan dari profesi lain karena tidak relevan. Sebagai contoh nyata, teman saya lulusan Ohio State, USA bekerja di perusahan telekomunikasi multinasional di Indonesia dengan gaji sekitar 5 juta. Sedangkan Pak Udin yang jualan kopi dan pisang goreng di depan rumah saya dekat pasar berpenghasilan 10 juta dari menjual 500-an cangkir kopi setiap hari (per cangkirnya 1000 perak). Memang, tuan-tuan, dunia ini tidak adil. Nasib-nasiban, kata orang.

Jangan-jangan besok kalian akan membandingkan perbedaan gaji antara tenaga TI lokal dengan ekspatriat. Kalau begitu tolong sekalian perjuangkan perdamaian dunia untuk kami semua.
“Aku” (aku@diriku.zzn.com, Makassar) via email

PS: Please publish this letter in your magazine; otherwise I will spam your inbox with a copy of this letter, electronic or snail, everyday forever.

Kok 666?

Dear mwmag,
Cover mwmag06 kok logo 666 sih? Angka itu bagi sebagian orang sifatnya terlalu religius. Bisa-bisa tidak laku keras seperti edisi 3. Apa sih maksud sebenarnya 666 itu? Kok dibilang ‘cool’, bahkan sudah dipikirkan sejak awal tahun? Dari salah satu pembaca yang kurang ‘sreg.’
Felix Andreas di milis-masterweb

Penjelasan

Dear Steven/mwmag,
Saya pikir perlu ada penjelasan maksud Anda memilih angka 666 sebagai logo mwmag06, meskipun rata-rata sudah tahu dari logonya bahwa arti 6 di sini adalah angka versi dari masing-masing browser IE, Opera, dan Netscape. Masalahnya, 666 ini sensitif dan bisa menyinggung kaum-kaum tertentu. Oke, ditunggu penjelasannya!
Panji Pratama via email

Redaksi: Kami mohon maaf seandainya iklan di halaman terakhir mwmag05 dan gambar sampul mwmag06 menyinggung sebagian pembaca. Maksudnya hanyalah sebagai permainan angka 6 saja. Tidak ada niat tersembunyi untuk ‘memuja setan.’ Apakah setiap gambar atau teks yang mengandung angka 666 berarti memuja setan? Apakah jika sebuah majalah rohani kristen memajang sampul berangka 666, berarti majalah tersebut memuja setan? Tidak, bukan? Kepada yang belum mengetahui, ‘666’ memiliki arti khusus bagi umat Nasrani. Diambil dari kitab Wahyu 13:18, angka ini akan somehow menjadi tanda milik si anak manusia, alias antrikristus, yang akan ditanamkan di tangan kanan atau dahi setiap manusia di akhir zaman. Gambar ‘werewolf’ yang ada di mwmag05 sendiri diambil dari sampul salah satu album Iron Maiden. mwmag juga bukan pendukung maupun pemuja Iron Maiden.

Steven untuk “Aku”: Terima kasih untuk kritikannya. (Nampaknya para pengkritik yang bersemangat selalu berasal dari Makassar.) Mengenai perbandingan gaji, menurut saya sah-sah saja membandingkan gaji antarprofesi. Mengapa disebut merugikan dan provokatif? Merugikan siapa? Kalau memang—seperti yang Anda ceritakan—setelah bersusah-susah dan bermahal-mahal sekolah komputer ke luar negeri akhirnya ‘hanya’ memperoleh gaji 5 juta, sementara dengan menuang kopi saja setiap hari bisa memperoleh penghasilan dua kali lipat, bukankah ada hal menarik yang bisa dianalisis dari fenomena tersebut? Berarti mungkin ada yang salah dengan sekolahnya, dengan si orangnya, atau dengan sistem di negeri ini. Dan mungkin si lulusan luar negeri perlu mempertimbangkan lagi apakah sebaiknya berganti profesi saja menjadi penjual kopi. Toh bisa dapat uang dobel kan?

Dan, ya, tentu saja, membandingkan gaji karyawan TI lokal dan karyawan TI ekspatriat sangat perlu. Kalau orang-orang kita punya kemampuan sama tapi digaji hanya seperduapuluh kali lipat, bukankah berarti harus ada yang diperbaiki di situ? Siapa yang bakal rugi? Karyawan TI ekspatriatnya? Jelas saja, saya lebih suka mereka yang rugi daripada bangsa kita. Di mana rasa nasionalisme Anda (kalau memang Anda orang Indonesia dan bukan ekspatriat)?

Dan terakhir, mohon maaf, perdamaian dunia masih terlalu sulit untuk mwmag.

Koreksi Nama

Dear mwmag,
Pada artikel liputan BubuAwards di mwmag06 terdapat kesalahan penulisan nama saya. Seharusnya bukan Ervanevian melainkan Ervan Erfian.
Ervan Erfian via email

Ben: Maaf atas kesalahannya. Sebetulnya penulisan nama itu sesuai dengan yang termuat dalam file “Pemenang Bubu Awards 2002” yang dikirimkan pihak Bubu kepada mwmag.

Kritik Grafik

Dear mwmag,
Saya selalu mengikuti mwmag dari awal sampai sekarang edisi Agustus yang bercover 666 itu. Materinya sebagus materi sebelumnya, hanya sayang pada edisi kali ini kualitas dari CD dan majalahnya kembali menurun seperti edisi yang lalu yang mudah lepas untuk setiap lembarnya. Hanya kali ini bukan lembarannya yang mudah lepas tapi dari kualitas grafiknya yang kurang diperhatikan. Rinciannya sbb.: 1) cetakan di permukaan CD sangat kasar, dari perpaduan warna yang kurang menarik berkesan tidak ada semangat sama sekali ditambah dengan tulisan yang entah kenapa blur dan tidak solid; 2) image jaring (atau apalah) di cover terkesan desainernya tidak memperhatikan image yang diambil apakah baik atau tidak. Ada goresan tipis warna putih sangat terlihat jelas diatas tulisan 666-nya; 3) iklan Plesk di halaman di balik cover sangat blur dan jelas sangat tidak solid; 4) hlm 10, artikel “Tip Mengamankan MySQL” pada tulisan angka 8 warnanya tidak tebal dan tidak solid. Terkesan percetakannya seperti

kekurangan tinta dan ini terjadi untuk halaman-halaman lainnya yang menggunakan hitam gelap; 5) di artikel “You Suck” foto penulisnya terlihat berantakan; entah apakah memang dia mengunakan baju yang campur abu hitam atau memang warna hitamnya kurang lagi seperti kasus no. 4; 6) sama seperti no. 5 untuk hlm 38 pada kolom rubrik bisnis pada gambar orang tersebut di mata sebelah kanan terlihat blur yang melenceng dari gambar aslinya.

Rasanya itu saja deh. Kayaknya kalo didetil satu-persatu bakalan banyak. But… I still love your magazine. Walaupun kondisinya seperti demikian, saya akan tetap pajang di deretan majalah favorit saya.
Gunawan via email

Salma: terima kasih untuk kritikannya yang cukup rinci. Untuk CD memang kualitas cetakannya kurang baik dan komposisi warnanya buruk. Untuk gambar dan iklan memang sebagian kurang prima sumbernya. Tapi untuk foto penulis artikel You Suck! dan pengasuh rubrik bisnis memang begitu. Mungkin karena cetakan tidak berwarna sehingga kurang jelas itu gambar apa. Demikian pula untuk beberapa teks headline yang nampak abu-abu. Itu bukan karena percetakannya kekurangan tinta tapi karena aslinya warna tulisan merah, hijau, biru, oranye, dsb. Tapi karena tidak semua halaman mwmag berwarna maka muncul di kertas sebagai abu-abu tua atau abu-abu muda.

Pakai Mozilla!

Dear Steven/mwmag,
Artikel Pak Steven soal popup dengan regex cukup menarik. Sebuah tip untuk Anda: saya sendiri tidak perlu repot-repot bikin program. Cukup pakai browser Mozilla dan nyalakan pilihan no popup. Free dari popup forever! Hidup Mozilla!
T. Rhamli via email

Majalah Politik dan Tanya

Dear mwmag,
Waktu pertama kali lihat sampul depan mwmag05, saya tidak menyangka kalau itu majalah Web. Kirain majalah politik. Isinya lumayan bagus banget, tapi saya telat kenal dengan majalah ini. Langsung aja ke pokok masalah. Saya coba instalasi PHP dari CD, tapi ketika saya ikuti panduan dari README-nya untuk instalasi manual kok ngga berhasil juga ya? Saya sudah ganti file php.dist-* ke php.ini dan memindahkannya ke folder Windows, terus saya sudah utak-atik registrynya. Tapi waktu saya buat file sederhana di Notepad dari contoh di buku kok tidak berhasil juga? Kira-kira apa yang salah ya? Saya juga sudah coba instal versi Microsoft Installernya, tapi tetap tidak berhasil di browser. Mohon penjelasannya dan terima kasih sebelumnya. Saya pakai Win98 dan PWS.
Wahyu Iskandar via email

Untuk masalah teknis, cobalah milis-milis berikut: id-php@yahoogroups.com, milis-masterweb@yahoogroups.com, dan mwmag-fans@yahoogroups.com. Kalau Anda masih pemula, kami menyarankan Anda menginstal PHPTriad saja. Sekali instal, Anda sudah memperoleh webserver Apache, PHP, dan MySQL yang bisa langsung dipakai.

Tanya Font

Dear mwmag,
Salam kenal, nama saya Andre. Saya butuh bantuan nih. Pada mwmag04, di cover paling belakang ada iklan Digital Studio.

Nah, saya tertarik dengan font yang dipakai untuk menulis alamat Digital Studio. Saya sudah mencari-cari belum dapat juga. Oke deh, sekian saja dari saya. Sebelum dan sesudahnya terima kasih.
Andriansyah via email

Salma: Nama fontnya ITC Officina Sans. Dapat diperoleh di CD Pagemaker, Indesign, atau Illustrator.

Kok Kurang Bahas Web?

Dear mwmag,
mwmag adalah majalah yang mengupas tentang situs web, namun sampai sekarang isinya kurang begitu banyak mengupas tentang Web. Perlu diketahui, saya adalah orang yg baru di Web. Pertanyaan yang sering muncul sebagai awam yg baru belajar adalah: a) Web itu apa sih; b) bagaimana cara membuat situs web; c) software apa yg dipakai; d) bagaimana cara untuk animasi; e) dsb. Mungkin ini sebagai masukan saja yang perlu untuk dipertimbangkan.
Ignatius Widiatmoko via email

Bahas XML Dong!

Dear Steven/mwmag,
Saya senang membaca artikel-artikel di mwmag, santai dan tidak kaku, nyaman dibaca. Saya ingin mencoba menggunakan XML di situs kecil saya, tapi saya belum mengerti XML. Jadi tolong mwmag mendatang membahas tuntas tentang XML, tutorialnya sampai implementasinya. Terima kasih.
Ibrahim Noor via email

XML, beserta dua teknologi lagi yang paling sering direquest agar dibahas—.NET dan Java—akan dibahas antara edisi 10, 11, dan 12.

GTK Dong?

Dear mwmag,
Duh, mwmag makin top aja nih! Begitu dong CD-nya! Direktorinya tidak banyak-banyak dan njlimet! Terus adakan tutorial GTK dong! Habis susah banget mau belajar! Kalau bisa sih PHP-GTK. Kalau PHP kan kayaknya sudah banyak dokumentasinya. Nah kalau GTK memang ada dokumentasinya, tapi kayaknya susah… Oh, iya! Artikel jangan terlalu banyak! Lebih baik ditambahkan untuk tutorialnya saja. Maju terus mwmag.
Didats Triadi via email

IRC, Glosari, Waktu Terbit, Bahasa Kasar, Edisi 1

Dear mwmag,
Saya baru mulai belajar pemrograman web. Saya ada beberapa masukan, semoga bisa dijadikan bahan pertimbangan. 1) bahas soal dunia MIRC atau cara mengakses IRC dari PHP; tentunya bahas juga skrip-skrip MIRC-nya itu sendiri; 2) mohon ada penjelasan untuk singkatan atau istilah tertentu karena tidak semua orang tahu akan istilah-istilah komputer tersebut, terlebih bagi orang yang masih cukup dikatakan pemula seperti saya ini; 3) mohon adanya waktu terbit yang jelas. Soalnya kalau waktu terbit tidak jelas, mwmag jadi seperti majalah kampus yang isinnya berdiri sendiri (tidak berserial). Hal ini menggannggu utuk materi bersambung seperti tutorial. Lagipula, kalau terbitnya jelas pengiklan jadi lebih percaya untuk memasang iklan produknya; 4) tolong dong bahasa kasar dikurangi. Kalimat seperti “dotcom tertolol” itu amat mengganggu saya dan mungkin pembaca yang lainnya. Lagipula itu kan seperti merendahkan para pembuat situsnya; 5) bagaimana saya bisa mendapat isi artikel edisi ke-1? Saya sempat terlewat yang edisi itu dan ada beberapa artikel yang menurut saya perlu.
Aryo Satyo Ramadhani via email

Redaksi: 2) sudah diusahakan ada; 3) kami sekarang terbit setiap Rabu awal bulan; 4) sudah dilakukan; 5) hubungi kantor kami di (021)-5571-0581 atau email subscription@mwmag.com.

Susah Cari mwmag di Bogor

Dear mwmag,
Salam kenal buat mwmag. Mau komentar nih. Kenapa kok susah sih cari mwmag di Bogor. Padahal menurut saya majalah ini bagus lho. Isi majalah dan CD-nya sip banget. Nggak kecewa deh belinya. Tapi tolong dong di Bogor beberapa bulan terakhir mwmag kok nggak nongol. Ke mana ya?
Jaka Fahrial via email

Redaksi: Sejak mwmag05, distributor majalah memang telah berganti. Kami masih mendistribusikan ke Jawa maupun luar Jawa, tapi agen dan toko-toko bukunya mungkin berubah. Jika kesulitan mencari mwmag, silakan hubungi subscription@mwmag.com atau telepon ke kantor kami di (021) 5571-0581. Terima kasih.

[Last-Modified: Sun Aug 11 00:43:42 2002]

Arsip mwmag  [Up]www.master.web.id/mwmag