Arsip mwmag  [Up]© 2002 PT Masterweb Media

Wawancara dengan Genkan: Nonamanis.com dan ExoticAzza.com

Penutup

Resource

Nonamanis.com dan ExoticAzza.com

Wawancara dengan Genkan

Beberapa waktu lalu, salah satu koresponden mwmag mewawancarai Genkan di salah satu kafe. Bagi yang pernah mendengar atau mengikuti nonamanis, nickname ini mungkin tidak asing. Genkan adalah moderator milis nonamanis serta pendiri dan pengurus Nonamanis.com dan ExoticAzza.com, dua dari hanya sedikit sekali situs Indonesia yang menampilkan foto-foto orisinil wanita Indonesia dalam pose seksi. Nama asli dan lokasi wawancara tetap dirahasiakan, namun selama wawancara pria pendiam berusia 30-an ini sempat membeberkan beberapa hal. Berikut obrolannya.

mwmag (mw): Kapan nonamanis (NM) mulai ada?

Genkan (G): Empat tahun lebih yang lalu. Saat itu NM hanya menampilkan kumpulan gambar yang sudah ada, dihost di tempat gratisan, dan hidup dengan banner. Saat ini NM juga tetap ditutupi ongkos operasinya dengan banner, tapi dihost di hosting yang dibayar dan menampilkan foto-foto yang diproduksi sendiri.

NM bisa dibilang situs kedua yang ada di antara situs sejenis. Dulu ada situs tanpa nama yang sering disebut-sebut orang “Olivia”. Setelah itu saya buat NM. Baru kemudian bermunculan yang lain seperti Pondok Putri. “Olivia” kembali dihidupkan kembali dengan nama Indonona.

Sementara ExoticAzza (EA) barangkali boleh dibilang satu-satunya situs paysite Indonesia yang menampilkan foto-foto asli wanita Indonesia.

mw: Anda memang hobi melihat wanita cantik ya? Kapan hobi ini mulai diseriusi dengan memproduksi foto sendiri dan membuat situs anggota (paysite)?

G: Kebetulan dua-duanya waktu itu dimulai karena memang ada yang menawari. Kami mencari model-model foto dari agensi. NM mulai mencari model sejak awal tahun 2000. Sementara ExoticAzza baru dioperasikan 6 bulan lebih.

mw: Agensi? Jadi tidak langsung “berburu” di jalan?

G: Ya, praktis semua kami dapat dari agensi (atau kalau kebetulan ada kenalan, ya dari kenalan). Kualitasnya jelas berbeda, model-model yang dari agensi sudah terbiasa dipotret dan lebih profesional, sementara kalau kami amatiran maka pose dan hasil akhirnya kurang. Memang bisa saja kebetulan dapat amatir yang bagus, tapi itu jarang sekali.

mw: Berapa Anda membayar tiap model?

G: Bervariasi, bergantung pada ketenaran si model, lama pemotretan, atau lokasi (dan nego tentunya). Rentangnya dari 500 ribu hingga beberapa juta.

mw: Kalau fotografer dan agensinya?

G: Agensi dibayar komisinya oleh si model. Sementara fotografer susah dibilang, sebab satu sesi pemotretan bisa memotret lebih dari satu model. Kalau sedang tidak ada fotografer, kadang saya memotret langsung sendiri.

mw: Di mana biasanya lokasi pemotretan?

G: Kebanyakan di hotel atau di villa. Kalau tidak ya di studio. Tapi tidak bisa di sembarang studio sebab modelnya bisa risih.

mw: Pernah bekerja dengan model asing?

G: Belum. Waktu itu pernah ada model Filipina minta dipotret, tapi tarifnya kemahalan dan lokasi pemotretan yang diinginkan jauh. Akhirnya tidak jadi. Dan lagi NM sebetulnya memfokuskan pada konten asli Indonesia.

mw: Berapa umur rata-rata model yang bekerja dengan Anda?

G: Rata-rata 21–22 tahun. Yang tertua yang pernah dipotret berumur 26 tahun. Jadi tidak ada model di bawah umur.

mw:Berapa total model yang pernah disewa?

G: Tidak ingat pasti, tapi antara 50–100 orang. Ini termasuk beberapa model yang kami beli fotonya saja (tidak dijepret langsung sendiri).

mw: Pernah terjadi insiden atau bentrok dengan model?

G: Umumnya keluhan yang kami terima adalah foto-foto mereka menyebar ke mana-mana, misalnya hingga ke majalah. Ada beberapa majalah atau tabloid pria yang sering main ambil saja foto dari situs atau milis NM, tanpa izin terlebih dulu. Akibatnya si model menyangka kami menjual foto tersebut kepada pihak majalah, padahal sebetulnya tidak.

mw: Nonamanis.com kan gratis, berarti dihidupi dari sponsor atau banner. Apakah selama ini sponsor menutupi biaya hosting?

G: Syukurnya tertutupi. Dulu bahkan bisa mencapai $500 per bulan. Tapi tarif banner saat ini merosot terus, sehingga sekarang kurang dari setengahnya. Trafik NM saat ini sekitar 100.000 hit per hari, 20.000 pageview per hari. Trafik EA jauh lebih kecil, tapi banyak hit ke EA yang merupakan usaha cracking untuk masuk ke bagian anggota.

mw: Biaya hosting NM, dan EA sendiri, berapa?

G: Saat ini keduanya dihost di FlashHost. Hosting adult memang tarifnya di atas rata-rata, jadi saya membayar hampir $200 per bulan untuk hosting kedua situs tersebut. Sebagian besar trafik memang dihasilkan oleh NM, karena EA pengunjungnya kalangan terbatas (yaitu anggota yang sudah membayar). Transfer data ekstra juga tarifnya cukup tinggi, yaitu $8/GB. Dulu pernah NM memakan transfer data 30 GB/bulan, yaitu lebih 10 GB dari jatah plan standarnya, sehingga terpaksa saya kunci dulu aksesnya. Kini gambar-gambar di NM saya sebar, ada yang ditaruh di hosting lama, ada yang di situs gratisan, untuk memperingan biaya hosting.

mw: Bagaimana dengan pendapatan paysite EA sendiri?

G: Yah, setidaknya saya bisa menutupi biaya hosting. Namun pada bulan Oktober, prosesor kartu kredit yang dipakai EA, iBill, memblokir account kami karena terlalu tingginya jumlah chargeback (transaksi kartu kredit hasil curian yang diminta balik oleh si pemilik kartu asli). Chargeback tentunya merugikan kami sebagai merchant karena untuk setiap chargeback kami dikenakan denda 25$. Semakin lama persentasi transaksi kartu curian semakin besar, dulu sekitar 30%, sekarang naik terus hingga di atas 50%. Jadi setiap transaksi yang sudah disetujui oleh prosesor kartu kredit, saya amati dulu alamat IP dan nama pemilik kartunya. Jika nama pemilik kartu orang asing, tapi alamat IP Indonesia, maka kemungkinan besar ini kartu curian. Jadi saya tolak.

Kepindahan kami ke prosesor baru, ccBill, membuat jumlah anggota berkurang. Sebab selain anggota harus mendaftar ulang, kebijakan ccBill yang lebih ketat juga membuat sebagian anggota yang dulu diterima kartunya oleh iBill, kini ditolak oleh ccBill.

Karena kebanyakan anggota potensial kami adalah orang Indonesia, maka akhirnya kami memutuskan untuk menyediakan alternatif pembayaran yang lebih umum melalui transfer bank. Selain rata-rata orang punya rekening bank, juga persentasi transaksi dengan kartu kredit (curian) akan bisa berkurang.

mw: Situs dewasa NM dan EA selama ini hanya menampilkan foto-foto wanita tanpa busana, tidak pernah menampilkan konten softcore atau hardcore (adegan hubungan seksual yang memperlihatkan alat vital). Adakah rencana ke arah situ?

G: Hm, saat ini mungkin saya tidak mau masuk ke sana. Kalau dari sisi modelnya sih mungkin bisa dicari, ada yang mau-mau aja kok. Pasar pun ada. Dan lagi, saya seandainya mau pun, harus melihat-lihat dulu keadaan apalagi karena kejadian VCD di Bandung itu.

mw: O ya, bagaimana tanggapan Anda sendiri terhadap kasus VCD Itenas Bandung, baru-baru ini?

G: Kepada para pelakunya sendiri, saya merasa bersimpati. Tapi pada dasarnya saya melihat overexposure ini akan terlalu banyak mengundang perhatian sehingga akan membahayakan situs-situs dewasa yang ada di Indonesia yang akan dicap negatif sekali. Situs seperti EA adalah untuk kalangan tertentu saja, bukan untuk umum.

Penutup

Genkan tidak mencari makan dari ExoticAzza.com maupun sponsor-sponsor NonaManis.com. Hidupnya sudah berkecukupan, jadi apa yang dikerjakannya di dunia maya ini dilandasi hobi. Dalam kehidupan sehari-hari, ia memiliki pekerjaan lain yang bahkan tidak berhubungan dengan komputer. Seperti mungkin banyak dari kita—bahkan bisa jadi Anda dan saya—Genkan menempuh jalan bersembunyi di balik identitas rahasia karena kebetulan hobinya bukan sesuatu yang diterima dengan baik oleh tatanan norma masyarakat kita saat ini. Seperti yang sempat diungkapkannya di milis dedes, “Okelah kalau kita sendiri gak dirugikan, sekadar senang-senang saja. Tapi kalau justru buntutnya membahayakan diri sendiri, ngapain?”

Resource

Nonamanis.com

ExoticAzza.com

Milis nonamanis: groups.yahoo.com/group/nonamanis2.

Arsip mwmag  [Up]www.master.web.id/mwmag